Mediasuarabangsa.com //Tegalrejo — Sawah-sawah di Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, menyimpan asa yang kembali bersemi. Di bawah terik matahari, Sabtu (07/11/2026), denyut kehidupan pertanian di wilayah tersebut mendapat suntikan tenaga baru berkat keringat yang menetes dari tangan seorang prajurit TNI.
Serka Sadarman Lase, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil setempat, tampak bahu-membahu bersama puluhan warga setempat. Mengenakan pakaian dinas lapangan yang bersimbah peluh, ia terjun langsung memimpin karya bakti pembuatan plengsengan (dinding penahan tanah) saluran pengairan pertanian.
Aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas teritorial, melainkan sebuah ikhtiar krusial untuk menyelamatkan masa depan ratusan hektare lahan pangan yang selama ini kerap terancam erosi dan pendangkalan irigasi.
Melihat kondisi tersebut, Serka Sadarman Lase mengambil inisiatif untuk menggalang gotong royong warga. Mengusung metode kerja bakti swadaya, pembangunan plengsengan ini dikebut agar sistem pengairan kembali normal sebelum puncak musim tanam tiba.
“Pertanian adalah benteng ketahanan nasional yang paling mendasar. Kalau saluran airnya ambrol dan suplai air terganggu, maka yang rugi bukan hanya petani, tapi kita semua. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan aliran air kembali lancar tanpa hambatan,” ujar Serka Sadarman di sela-sela kegiatan.
Editor : Koko

