Mediasuarabangsa.com //JAKARTA, 6 NOVEMBER 2026 Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama jajaran di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan bangsa.

 

Kunjungan Kapolri yang berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah beserta jajaran pengurus. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan pentingnya membangun komunikasi serta kerja sama antara institusi kepolisian dan tokoh-tokoh agama.

 

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal strategis dibahas, terutama mengenai penguatan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah tindak kejahatan, serta membangun kesadaran masyarakat agar turut berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

 

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memandang sinergi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan nasional. Polri tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

 

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam besar di Indonesia juga memiliki kontribusi penting dalam kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pembinaan umat. Melalui jaringan organisasi yang luas, Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kedamaian, persatuan, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

 

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DAN KEBERSAMAAN

 

Pertemuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antara Polri dan organisasi keagamaan perlu terus diperkuat melalui komunikasi, dialog, serta kerja sama yang berkelanjutan.

 

Pendekatan yang mengedepankan dialog dan kebersamaan diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, menangkal tindakan kriminalitas, serta menjaga masyarakat dari berbagai persoalan sosial yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

 

Kedekatan Kapolri dengan para tokoh agama juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

 

POLRI HARUS HADIR MEMBERIKAN MANFAAT NYATA BAGI MASYARAKAT

 

Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan harapan agar Polri semakin dekat dengan masyarakat, mengedepankan pelayanan, serta menjalankan tugas secara profesional dan humanis.

 

Sinergi bersama Muhammadiyah diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Dengan komunikasi yang kuat antara Polri, ulama, tokoh agama, dan seluruh elemen bangsa, Indonesia diharapkan semakin kokoh dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kerukunan.

 

Kunjungan ini menjadi pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Indonesia.

Red