Mediasuarabangsa.com //JAKARTA, 6 NOVEMBER 2026 Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memperkuat hubungan kerja sama internasional kembali ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dan Kepolisian Kolombia.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi (H.C.) Suyudi Ario Seto tampak memimpin langsung prosesi penandatanganan dokumen kerja sama. Kegiatan berlangsung dalam suasana resmi dan penuh keseriusan, dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri.

 

Kapolri didampingi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri beserta jajaran terkait. Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan pentingnya hubungan diplomasi kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks di tingkat global.

 

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Polri dan Kepolisian Kolombia. Kerja sama antarlembaga kepolisian lintas negara memiliki arti penting, khususnya dalam membangun komunikasi, koordinasi, pertukaran informasi, serta meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparat penegak hukum.

 

Di tengah perkembangan kejahatan lintas negara, seperti peredaran narkotika internasional, perdagangan manusia, kejahatan siber, hingga jaringan kriminal terorganisasi, kolaborasi antarnegara menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menciptakan keamanan yang lebih kuat.

 

Langkah Kapolri Suyudi Ario Seto ini sekaligus memperlihatkan bahwa Polri terus membuka ruang kolaborasi dengan institusi kepolisian negara sahabat. Hubungan internasional tidak hanya dibangun melalui diplomasi, tetapi juga melalui kerja sama konkret demi kepentingan keamanan bersama.

 

AGUS FLORES APRESIASI LANGKAH KAPOLRI

 

Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, R.Mas H. Agus Rugiarto Flores atau yang dikenal sebagai Sultan Besuki, mengapresiasi langkah penguatan hubungan kerja sama internasional yang dilakukan Kapolri.

 

Menurutnya, kerja sama antara Polri dan Kepolisian Kolombia merupakan bagian penting dari upaya membangun institusi kepolisian yang semakin profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan keamanan lintas negara.

 

Agus Flores menilai, kepolisian masa kini tidak bisa hanya bekerja dengan pendekatan konvensional. Diperlukan komunikasi dan kolaborasi internasional agar penanganan berbagai bentuk kejahatan yang melibatkan jaringan antarnegara dapat dilakukan secara lebih efektif.

 

Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan, perlindungan, dan keamanan masyarakat Indonesia.

 

“Kerja sama internasional seperti ini sangat penting. Polri harus terus berkembang, memperkuat jaringan komunikasi dengan kepolisian negara sahabat, serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan lintas negara,” demikian pesan yang menjadi harapan dalam penguatan kolaborasi tersebut.

 

POLRI SEMAKIN AKTIF MEMBANGUN DIPLOMASI KEPOLISIAN

 

Penandatanganan MoU antara Polri dan Kepolisian Kolombia menjadi gambaran pentingnya diplomasi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan global.

 

Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, penguatan hubungan dengan institusi kepolisian internasional diharapkan semakin memperluas ruang kolaborasi dan meningkatkan kemampuan Polri dalam menjalankan tugasnya.

 

Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program konkret yang memberikan dampak positif bagi kedua negara.

 

Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan di dalam negeri, melainkan juga berperan aktif dalam membangun kerja sama internasional demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan perdamaian dunia.

 

Red