Mediasuarabangsa.com //Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026). Pertemuan ini digelar untuk memetakan dampak eskalasi situasi global terhadap stabilitas keamanan dan ekonomi dalam negeri.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., dan turut dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kementerian Dalam Negeri, serta pimpinan lembaga mulai dari Kepala BPS, Ketua Dewan Komisioner OJK, Deputi Gubernur BI, hingga perwakilan Kemendagri dan Pertamina.

Dalam agenda ini juga, Kapolri didampingi Wakapolri beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri seperti Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., Astamarena Polri Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H., dan para Kepala Divisi.

Dalam keterangannya, Jenderal Sigit menjelaskan pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam menghadapi dampak situasi global. Fokus utamanya adalah menjaga agar capaian pemerintah, terutama pertumbuhan ekonomi, tetap stabil.

“Rapat koordinasi ini membahas isu-isu terkait dampak eskalasi global yang tentu berpengaruh terhadap situasi di dalam negeri,” ujar Kapolri dalam keterangannya.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah upaya menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini stabil di angka 5 persen. Kapolri menegaskan bahwa Polri bersama pemerintah berkomitmen mendukung program-program kebijakan dalam Asta Cita agar target pertumbuhan tersebut terus meningkat.

“Khususnya dalam menjaga agar pertumbuhan ekonomi kita yang saat ini sudah berada di angka 5 persen dan pemerintah terus mendorong agar ini terus tumbuh, ditambah dengan program-program kebijakan dalam Asta Cita,” jelasnya.

Selain aspek ekonomi, Kapolri menekankan pentingnya mitigasi terhadap berbagai potensi risiko keamanan yang muncul akibat dinamika geopolitik internasional. Dengan pemetaan yang matang, diharapkan langkah-langkah preventif dapat segera diambil untuk menjaga ketahanan nasional.

“Kita bersyukur saat ini memiliki ketahanan yang baik dan harus dipertahankan. Namun, kita tetap harus waspada terhadap potensi eskalasi sewaktu-waktu agar seluruh capaian pemerintah tetap terjaga,” pungkas Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Editor : Koko.