Mediasuarabangsa.com //BANYUWANGI – Media sosial Threads tengah diramaikan oleh unggahan viral yang memicu spekulasi publik terkait adanya dugaan hubungan pribadi seorang oknum politisi daerah dengan seorang staf perempuan muda asal Banyuwangi Jawa timur.

Unggahan tersebut pertama kali mencuat dari akun bernama vita465562 yang membagikan cerita soal temannya yang disebut menemukan kejanggalan di media sosial. Dimana dalam narasi itu, disebutkan adanya akun Instagram seorang bayi dengan nama belakang yang sama seperti ayah dari temannya, yang diklaim sebagai salah satu anggota DPRD provinsi Jawa Timur dari fraksi PDI Perjuangan.

kecurigaan warganet semakin berkembang setelah akun bayi tersebut disebut diikuti oleh staf dari sosok anggota dewan yang dimaksud. Sorotan juga mengarah pada nama tengah bayi yang diduga merupakan singkatan dari nama salah satu oknum anggota legislatif provinsi Jawa Timur yang mana sang politisi merupakan anggota dewan aktif asal dapil Jawa Timur IV (Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi).

Dengan terdapatnya nama salah satu oknum politisi dibayi tersebut Warganet menduga bahwa sibayi merupakan hasil hubungan gelap antara oknum politisi,dengan staf pribadi perempuan asal Banyuwangi yang mana terindikasi adalah sekertaris dipemengan pimilihan legislatif (pileg) untuk wilayah kabupaten Banyuwangi

“Yang bikin shock adalah akun anak itu difollow sama stafnya bapaknya temenku, dan nama tengah anak itu adalah singkatan dari nama bapaknya dan si staf itu,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Narasi itu dengan cepat menyebar luas dan memancing berbagai asumsi dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet kemudian mencoba mengaitkan petunjuk yang beredar dengan figur tertentu, termasuk dugaan yang menyeret nama politisi dari daerah pemilihan IV Jawa Timur

Spekulasi semakin meluas setelah muncul tangkapan layar pencarian Google yang menghubungkan kata kunci tertentu dengan nama seorang anggota legislatif dari Fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur. Namun demikian, hingga kini seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan yang berkembang di ruang digital dan belum terverifikasi secara resmi dan Berita ini disusun berdasarkan fenomena unggahan yang beredar di media sosial dan bertujuan mengulas dinamika informasi digital yang berkembang di ruang publik.

Pewarta:Iriek.

Editor : Koko.