Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Upaya memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum terus dilakukan di Bumi Blambangan. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, A.Md., S.AP., M.H., melaksanakan kunjungan resmi ke Kantor Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi pada Senin (04/05). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Solichin yang baru saja mengemban amanah sebagai pimpinan di Lapas Banyuwangi.

Kedatangan Kalapas Solichin disambut hangat oleh jajaran Pengadilan Negeri Banyuwangi. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan profesionalitas, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi serta membangun hubungan kerja yang harmonis antarinstansi penegak hukum.

Dalam kesempatan itu, Solichin menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara lembaga pemasyarakatan dan pengadilan sebagai bagian dari sistem peradilan terpadu. Menurutnya, setiap tahapan dalam proses hukum saling berkaitan, sehingga komunikasi yang efektif menjadi faktor utama dalam memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal.

“Sebagai Kalapas yang baru, saya merasa penting untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pengadilan Negeri Banyuwangi. Sinergi yang baik akan sangat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kami, khususnya dalam hal administrasi perkara dan pelaksanaan putusan pengadilan,” ujar Solichin.

Ia juga menambahkan bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam tahap akhir proses peradilan, yakni pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, diperlukan keselarasan informasi dan koordinasi yang intens dengan pihak pengadilan agar setiap putusan dapat dieksekusi dengan tepat dan sesuai aturan.

Sementara itu, pihak Pengadilan Negeri Banyuwangi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mempererat kerja sama dengan Lapas Banyuwangi. Sinergi ini dinilai penting dalam mendukung terciptanya sistem peradilan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk membahas berbagai hal teknis terkait pelaksanaan putusan, administrasi perkara, serta upaya peningkatan pelayanan publik di masing-masing institusi. Kedua belah pihak sepakat bahwa komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang penegakan hukum.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan hubungan kerja antara Lapas Kelas IIA Banyuwangi dan Pengadilan Negeri Banyuwangi semakin erat dan produktif. Sinergi yang kuat antar lembaga penegak hukum diyakini mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan sistem hukum yang lebih profesional, humanis, dan berintegritas bagi masyarakat Banyuwangi.

Editor : Koko.