Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Perjalanan hidup Made Cahyana Negara menjadi bukti bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kerja keras, kesabaran, dan kedekatan dengan masyarakat kecil.
Ia menilai, kesederhanaan yang dijalani sejak kecil membentuk karakter Made Cahyana menjadi sosok pemimpin yang tidak berlebihan dalam bersikap serta selalu mengingat asal-usulnya.
Beliau bukan tipe pemimpin yang haus panggung. Tetapi beliau hadir langsung di tengah masyarakat, di pelosok desa-desa, mendengar keluhan warga tanpa menghakimi dan berbicara tanpa meninggikan diri,” kata senior @pdiperjuanganbwi
Ir.H.Eko Sukartono (@ekosukartono08 ).
Mujiono (@mujionomandar ) salah satu punggawa Aliansi Rakyat Banyuwangi (ARB) juga menyebut, di tengah banyaknya pemimpin yang sibuk membangun citra hari ini di @banyuwangi_kab , Made Cahyana justru dikenal sebagai pribadi yang Tenang dan lebih memilih bekerja nyata di tengah masyarakat dibanding mencari sorotan.
Eko Sukartono juga menilai kedekatan Made Cahyana dengan rakyat tidak dibuat-buat. Menurutnya, hal itu lahir karena Made memahami secara langsung bagaimana kehidupan masyarakat kecil, sebab ia sendiri pernah menjalani perjuangan hidup yang tidak mudah.
kisah hidup Ketua @dprdbanyuwangikab tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan hanyalah titipan, sedangkan yang akan dikenang masyarakat adalah jejak kebaikan yang ditinggalkan selama hidup.
Ada seorang anak desa yang tetap menjadi anak desa, meskipun kini duduk di kursi terhormat. Beliau mengajarkan kita untuk tidak pernah lupa tanah tempat pertama kali berpijak,” tutup @ekosukartono08 di iringi anggukan @mujionomandar
@pdiperjuangan
@pdiperjuanganjatim
@pdiperjuanganbwi
@cahyana_negara79
@isunbanyuwangi
@semangatbanyuwangi
@radarbanyuwangi
@jmsi_banyuwangi
@infobanyuwangi
@beritatentangbanyuwangi
@banyuwangi_id
@banyuwangi.hijau
@bwi.info
@radioblambanganfm
@fajarfmbwi
@bintangtenggarafm
@jtvbanyuwangi
@banyuwangi_hitsss
https://www.instagram.com/p/Debp-apJW3N/?srtk=ZGVxd3ZlYjh0NHFn.
Editor : Koko

