Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Suasana di kawasan wisata Pantai Boom Marina mendadak menjadi sorotan publik setelah sejumlah laporan warga terkait perilaku oknum Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dinilai meresahkan.

Beberapa pengunjung dan pedagang setempat mengaku merasa tidak nyaman akibat tindakan yang dianggap melanggar norma setempat. Menurut keterangan warga, oknum TKA tersebut diduga melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban, seperti bersikap tidak sopan, membuat keributan, hingga mengabaikan aturan yang berlaku di area wisata.

“Sempat ada cekcok kecil dengan pedagang. Kami harap ada tindakan tegas agar tidak terulang,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Pihak pengelola kawasan Pantai Boom Marina menyatakan telah menerima laporan tersebut dan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan serta instansi terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini. Pengawasan di area wisata pun dikabarkan akan diperketat guna menjaga kenyamanan pengunjung.

Sementara itu, aparat setempat menegaskan bahwa semua pihak, termasuk tenaga kerja asing, wajib mematuhi aturan hukum dan norma sosial yang berlaku di Indonesia. Jika terbukti melanggar, tindakan tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Pantai Boom Marina merupakan salah satu destinasi unggulan di Banyuwangi yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Aparat Penegak Hukum, PPI dan PEMKAB harus cepat tanggap menyelesaikan persoalan ini, agar masyarakat lokal tidak terprovokasi oleh tindakan2 yang sok serta orogansi dari oknum tenaga asing tersebut ujar Mujiono mandar salah satu tokoh masyarakat mandar……..saya yakin dalam waktu dekat kalau di biarkan pasti ada konflik antar warga lokal dengan tenaga asing tersebut ujar nya dengan tegas Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi agar citra pariwisata daerah tetap terjaga.

Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Jurnalis : Hendro MSB.