Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Seorang penjaga sound system yang bertugas di area pintu masuk Pantai Boom dilaporkan mengalami penganiayaan oleh seorang warga negara asing (WNA) pada Minggu pagi, 29 Maret 2026.

Insiden tersebut sempat mengundang perhatian pengunjung dan warga sekitar yang berada di lokasi.

Korban, yang diketahui berinisial SR (45), saat itu sedang mengawasi peralatan sound system yang digunakan untuk acara hiburan di kawasan pantai. Menurut saksi mata, pelaku yang diduga dalam kondisi emosi tiba-tiba mendatangi korban dan terlibat cekcok sebelum akhirnya melakukan pemukulan.

“Awalnya cuma adu mulut, tapi tiba-tiba bule itu langsung memukul korban beberapa kali,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kaki dan sempat mendapatkan perawatan dari tim medis setempat. Sementara itu, pelaku dengan santainya berlalu dari tempat kejadian perkara seperti tidak merasa sedikitpun bersalah pihak korban Langsung melaporkan kejadian yang menimpa nya pada pihak yang berwajib meminta untuk di proses lebih lanjut, sesuai hukum yang berlaku di negara Indonesia.

Pihak kepolisian setempat membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta sejumlah saksi. Motif penganiayaan masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara dipicu oleh kesalahpahaman terkait penggunaan area dan suara musik.

“Kami masih mendalami kronologi lengkap kejadian ini, termasuk memeriksa identitas dan izin tinggal pelaku,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Insiden ini menjadi perhatian serius, mengingat kawasan Pantai Boom merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pihak pengelola diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta koordinasi keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan sudah kembali kondusif.

Redaksi.