Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan apresiasi tinggi kepada KH Ir Achmad Wahyudi, S.H., M.H., atas dedikasinya dalam bidang sosial dan keagamaan. Penghargaan Tokoh Advokasi Sosial Keagamaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 bertema “Muhasabah dan Do’a Akhir Tahun”, yang digelar di Taman Blambangan Banyuwangi, Rabu (31/12/2025) malam.
Ribuan masyarakat memadati kawasan Taman Blambangan sejak pukul 19.00 WIB. Acara berlangsung khidmat dan semarak dengan kehadiran Sabrang MDP bersama Letto Band serta Majelis Sholawat Mahabbatun Nabi, yang menambah nuansa religius sekaligus reflektif di penghujung tahun.
Namun, sorotan utama malam itu tertuju pada sosok KH Ir Achmad Wahyudi, yang dikenal luas sebagai Ketua GM FKPPI PC 1325 Banyuwangi sekaligus pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Adz-Dzikra Banyuwangi. Kiprahnya selama ini dinilai konsisten dalam mengadvokasi persoalan sosial-keagamaan, memperkuat harmoni umat, serta membangun kesadaran hukum dan sosial di tengah masyarakat.
Pemberian penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas peran KH Ir Achmad Wahyudi yang tidak hanya aktif di lingkungan pesantren, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan advokasi sosial, pembinaan umat, serta pendampingan masyarakat lintas lapisan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan sosial dan keagamaan di Banyuwangi.
“Tokoh seperti KH Achmad Wahyudi adalah pilar penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan fisik dan spiritual masyarakat,” ungkap Ipuk dalam sambutannya.
Saat ditemui di kediamannya usai acara, KH Ir Achmad Wahyudi mengaku tidak menyangka akan menerima penghargaan tersebut. Ia awalnya hanya memenuhi undangan untuk menghadiri refleksi akhir tahun bersama para santri Ponpes Adz-Dzikra.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Awalnya hanya hadir sebagai undangan, tiba-tiba nama saya dipanggil untuk naik ke panggung dan menerima penghargaan sebagai Tokoh Advokasi Sosial Keagamaan,” ujarnya.
Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan.
“Yang pasti saya merasa bangga dan berterima kasih kepada Pemkab Banyuwangi. Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Adz-Dzikra dan semua pihak yang selama ini berjuang bersama dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” tuturnya.
Penghargaan ini, menurut KH Ir Achmad Wahyudi, menjadi motivasi moral untuk terus memperkuat peran pesantren dan organisasi kemasyarakatan dalam menjawab persoalan sosial, memperkuat nilai keagamaan yang moderat, serta menjaga persatuan di tengah dinamika masyarakat.
Dengan rekam jejak panjang di bidang sosial, keagamaan, dan kebangsaan, sosok KH Ir Achmad Wahyudi kini semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu tokoh inspiratif Banyuwangi yang berkontribusi nyata bagi umat dan daerah.
Jurnalis : Ruslan Abdulgani.
Editor : Cip.

