Mediasuarabangsa.com //Gorontalo – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN), Agus Flores, yang dikenal dengan julukan Sang Prabu Bhayangkara Kuno, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Markas Kepolisian Daerah Gorontalo pada Selasa (17/3/2026). Krhadirannya disambut langsung oleh Kapolda Gorontalo, Widodo, di ruang kerjanya dalam suasana penuh keakraban dan semangat sinergitas.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi biasa, melainkan juga menjadi forum strategis dalam membahas peran penting Polri di tengah dinamika perkembangan era digital yang semakin kompleks. Dalam kesempatan itu, Agus Flores menyampaikan sejumlah pandangan dan pesan penting yang dinilai relevan dengan tantangan tugas kepolisian saat ini, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Agus Flores menekankan bahwa di era keterbukaan informasi seperti sekarang, fungsi Humas (Hubungan Masyarakat) dan Binmas (Pembinaan Masyarakat) tidak lagi bisa dipandang sebagai pelengkap, melainkan harus menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial serta cepatnya penyebaran opini publik menuntut Polri untuk lebih adaptif, responsif, dan komunikatif.
“Di zaman digital sekarang, peran Humas dan Binmas sangat dibutuhkan oleh Polri untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah masyarakat. Keduanya adalah ujung tombak dalam membangun komunikasi yang sehat antara Polri dan masyarakat,” tegas Agus Flores.
Lebih lanjut, tokoh yang memiliki latar belakang pendidikan Magister Hukum dan berasal dari keluarga besar Polri ini juga menyampaikan pesan yang sarat makna sebagai “Sang Prabu Bhayangkara Kuno”. Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pendekatan humanis dan profesionalisme dalam setiap langkah kepolisian.
Dalam pesannya, Agus Flores menuturkan bahwa perhatian terhadap fungsi Humas dan Binmas harus menjadi prioritas kebijakan pimpinan, karena dari kedua fungsi inilah citra Polri dibentuk secara langsung di tengah masyarakat. Ia bahkan menekankan bahwa optimalisasi kedua fungsi tersebut dapat memberikan dampak signifikan dalam mencegah konflik sosial serta memperkuat kehadiran negara di tengah rakyat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta masukan yang diberikan oleh Ketua Umum PW-FRN. Ia menilai bahwa pandangan tersebut sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang semakin presisi, modern, dan terpercaya.
“Kami sangat mengapresiasi masukan yang disampaikan. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam penguatan fungsi Humas dan Binmas sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” ujar Widodo.
Ia juga menegaskan bahwa jajaran Polda Gorontalo akan memberikan perhatian serius terhadap penguatan kedua fungsi tersebut, baik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia maupun optimalisasi strategi komunikasi publik yang lebih efektif dan humanis.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Umum PW-FRN, Mohamad Rezha Tangahu, yang juga aktif memberikan dukungan terhadap penguatan sinergi antara insan pers dan kepolisian.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh dialog konstruktif, dan dilandasi semangat kebersamaan. Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal yang lebih kuat dalam membangun kolaborasi antara Polri dan media, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta transparansi informasi.
Dengan adanya sinergi yang baik antara Polri dan insan pers, diharapkan tercipta ekosistem komunikasi yang sehat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat, serta stabilitas keamanan di wilayah Gorontalo dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Editor : Koko

