Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Banyuwangi, Garry Oktavian, melontarkan pernyataan tegas terkait situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Banyuwangi. Ia mendesak jajaran Polresta Banyuwangi untuk segera mengambil tindakan hukum terhadap oknum aktivis yang dinilai kerap mengganggu kondusivitas daerah.
Dalam keterangannya, Garry menilai keberadaan sejumlah aktivis yang bertindak di luar koridor hukum justru berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, kebebasan berpendapat tidak boleh dijadikan tameng untuk melakukan tindakan provokatif, intimidatif, atau menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Kalau memang ada pihak-pihak yang mengatasnamakan aktivis namun justru membuat gaduh, meresahkan, bahkan mengganggu stabilitas daerah, saya minta Polresta Banyuwangi bertindak tegas. Tangkap jika terbukti melanggar hukum,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Banyuwangi selama ini dikenal sebagai daerah yang aman dan kondusif, sehingga situasi tersebut harus terus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat penegak hukum.
Garry menambahkan, kritik dan kontrol sosial tetap diperlukan dalam sistem demokrasi, namun harus dilakukan secara konstruktif dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan label aktivis untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Desakan ini pun memicu perhatian publik, terutama terkait batasan antara kebebasan berekspresi dan penegakan hukum. Hingga saat ini, pihak Polresta Banyuwangi belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.
Red. Koko

