Mediasuarabangsa.com //Banyuwangi – Suasana perpolitikan dan aktivisme di Banyuwangi memanas setelah Ketua LSM APPM HEBAT, Rofik Azmi dikabarkan menerima tantangan duel dari seorang pejabat daerah setempat ( KADIS BPKAD ) Yang Di kenal Sangat AROGAN itu.
Peristiwa tersebut mencuat usai terjadi adu argumen dalam sebuah forum diskusi publik yang membahas kebijakan pembangunan daerah.
Insiden bermula ketika Ketua LSM APPM HEBAT menyampaikan kritik tajam terhadap sejumlah program pemerintah daerah yang dinilai kurang transparan dan tidak berpihak pada masyarakat kecil. Kritik tersebut mendapat respons keras dari salah satu pejabat daerah yang hadir dalam forum tersebut.
Menurut sejumlah saksi, perdebatan yang awalnya berlangsung secara argumentatif berubah menjadi emosional. Pejabat tersebut diduga melontarkan pernyataan bernada tantangan duel sebagai bentuk ketidakterimaan atas tudingan yang disampaikan.
“Kami hanya menyampaikan aspirasi masyarakat. Jika ada yang tidak berkenan, mari dibahas secara terbuka, bukan dengan emosi,” ujar Ketua LSM APPM HEBAT kepada awak media usai forum.
Sementara itu, pihak pejabat daerah yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tantangan tersebut. Beberapa pihak menduga pernyataan itu terlontar dalam suasana panas dan tidak dimaksudkan secara harfiah.
Pengamat sosial dan politik lokal menilai peristiwa ini seharusnya menjadi momentum introspeksi bagi semua pihak, apalagi saat ini masyarakat tengah menjalani ibadah Puasa.
Dalam sistem demokrasi, kritik dan perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Penyelesaian persoalan melalui dialog dinilai jauh lebih bijak dibandingkan dengan tindakan konfrontatif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi kepada aparat penegak hukum terkait insiden tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat di Banyuwangi juga menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah demi menjaga kondusivitas daerah.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik, terutama di media sosial, di mana warganet ramai memperbincangkan pentingnya etika komunikasi antara pejabat publik dan aktivis masyarakat.
Koko.

