Mediasuarabangsa.com //Pendarungan – Kabat, Banyuwangi – Seorang warga pendarungan kecamatan kabat kabupaten Banyuwangi diduga menjadi korban pembacokan tetangga sendiri,yang dipicu persoalan gadai sepeda motor. Peristiwa tersebut bermula ketika korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk membatalkan transaksi gadai karena sepeda motor yang diterimanya sulit dihidupkan.

Menurut keterangan yang disampaikan, terduga pelaku kemudian menawarkan sepeda motor pengganti dengan syarat korban menambah sejumlah uang. Korban pun telah menyerahkan tambahan dana tersebut, tetapi sepeda motor pengganti yang dijanjikan tidak kunjung diberikan.

Karena merasa dirugikan, korban kembali mendatangi rumah terduga pelaku untuk membatalkan transaksi dan meminta uangnya dikembalikan. Namun, saat berada di rumah terduga pelaku, korban diduga melihat pelaku masuk ke kamar dan mengambil sebilah parang yang hendak digunakan untuk menyerangnya.

Merasa terancam, korban kemudian melarikan diri ke kantor desa untuk melaporkan kejadian tersebut. Pemerintah desa selanjutnya memanggil korban dan terduga pelaku untuk melakukan mediasi.

Dalam mediasi tersebut, kedua pihak disebut telah mencapai kesepakatan. Terduga pelaku menyatakan bersedia mengembalikan uang korban. Kesepakatan itu terjadi pada saat bulan puasa, sebagaimana keterangan yang disampaikan.

Namun, persoalan tersebut diduga kembali memanas. Pada 7 September 2026, terduga pelaku disebut kembali menyerang korban secara tiba-tiba. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dari sektor setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, belum diketahui secara pasti motif penyerangan tersebut dan apakah terdapat faktor lain di luar persoalan gadai sepeda motor.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Keterangan mengenai kronologi lengkap, kondisi korban, serta status hukum terduga pelaku masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.

Jurnalis : Cip ( Kabiro kota )